Berita berdasarkan Abjad :

  A   B   C   D   E   F   G   H   I   J   K   L  M   N  O   P  Q   R   S   T   U   V   W   X   Y Z
« »
Tampilkan postingan dengan label A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A. Tampilkan semua postingan

AIG Laporan Earning Lebih TInggi Dari Perkiraan Sebesar 38 Sen, Dividen Naik 25 Persen

Oleh : Andi Romeo Sagita
AIG
American International Group (NYSE:AIG) laporakan earning kuartal keempat sebesar $1,34 per lembar saham lebih tinggi sebesar 38 sen dari perkirakan analis yang besarnya adalah $0,96 per lembar saham.
AIG juga umumkan adanya kenaikan pembayaran dividen yang akan dibayarkan oleh perusahaan sebesar $0,125 per lembar saham, atau $0,5 per lembar saham dalam satu tahun. Dividen tersebut alami kenaikan sebesar 25 persen dibandingkan dividen sebelumnya yang besarnya adalah $0,1 per lembar saham.

Awal Sesi, IHSG Masih Belum Bisa Bangkit

Oleh : Andi Romeo Sagita
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Selasa (28/1/2014) pagi, masih berkutat di zona merah. IHSG kembali dibuka turun setelah kemarin ditutup melorot 2,58 persen (114,56 poin) ke posisi 4.322,78. 
Hingga sekitar pukul 09.10 wib, indeks turun 11,70 poin atau 0,27 persen menjadi 4.311,08. Tercatat 65 saham naik, 82 saham turun, dan 46 saham stagnan. Adapun nilai transaksi baru Rp 477,43 miliar.

Saham-saham yang memberati IHSG diantaranya Summarecon Agung (SMRA) turun 2,21 persen, Perusahaan Gas Negara (PGAS) terkoreksi 1,75 persen, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melemah 1,21 persen, dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) berkurang 0,70 persen.

PNS 'Cuci' Uang Negara di Pasar Saham

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memindahkan rekening APBD ke rekening pribadi miliknya yang diinvestasikan ke pasar saham. PPATK menemukan jumlah dananya mencapai miliaran yang di 'cuci' ke pasar modal.

Demikian diungkapkan oleh Wakil Ketua PPATK Agus Santoso ketika ditemui detikFinance usai Seminar Nasional PPATK di Hotel Mercure, Gajah Mada, Jakarta, Selasa (29/11/2011).

Anak Usaha Bayan Dilarang Beroperasi di Kaltim

Oleh : Andi Romeo Sagita

Jakarta - Dinas Pertambangan Kalimantan Timur melarang anak usaha PT Bayan Resources Tbk, PT Teguh Sinar Abadi (TSA) beroperasi sejak Selasa (25/8/2009) kemarin.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerbapabum, Mangantar S. Marpaung menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima laporan dari Dinas pertambangan Kaltim mengenai alasan dikeluarkannya larangan operasi kepada TSA tersebut.

"Saya belum tahu apa alasannya, tetapi sejak kemarin Dinas Pertambangan di sana sudah melarang mereka beroperasi," ujar Marpaung di Kantor Ditjen Minerbapabum, Jalan Dr Supomo, Jakarta, Rabu (26/8/2009) malam.

Seperti diketahui, pada 22 Maret 2009 lalu, kegiatan penambangan batubara yang dilakukan TSA yang dimulai pada tahun 2008 itu juga pernah dihentikan sementara oleh pemerintah pusat.

Larangan tersebut dikeluarkan karena TSA dinilai sudah melakukan kegiatan penambangan di luar wilayah yang sudah disetujui pemerintah dalam feasibility study (FS)-nya.

Larangan operasi sementara itu berlaku sampai TSA memperbaiki dan mengajukan FS-nya yang baru kepada pemerintah, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 4 Tahun 2009 mengenai Pertambangan Mineral Batubara.

Selama dua bulan tidak beroperasi, TSA merampungkan FS yang diminta pemerintah. Setelah FS yang baru disetujui pemerintah, pada bulan Mei, anak usaha Bayan Resources tersebut kembali beroperasi. Bahkan mereka mendapat wilayah tambang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Sumber : Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Free Download

MP3,Lirik,Video Klip

www.musik-100-indo.blogspot.com


Agen Pulsa Gratis

Pulsa murah

Transaki gagal cash back Rp. 1000

www.utamapulsa.blogspot.com


Jual furniture

Sofa, meja makan, meja kantor, meja belajar, kursi sudut, kursi tamu, kitchen set,

Gratis ongkos kirim

www.klendermakmur.blogspot.com


ASII: Ekonomi Membaik, Sukses Jual 24.863 unit Mobil Juli 2009

Oleh : Andi Romeo Sagita
Emiten Astra Group, PT Astra International tbk (ASII) mulai tampil cemerlang pada bulan Juli 2009 lalu. Pada bulan lalu ASII berhasil menjual sebanyak 24.863 unit mobil atau naik 5,55 % dibandingkan penjualan pada bulan Juni 2009.

Meskipun sudah mulai tampil cemerlang dengan kinerja bulanan meningkat, ASII untuk periode bulan Januari-Juli 2009 masih belum sesukses periode yang sama tahun lalu. ASII untuk periode semester I 2009 baru berhasil menjual 46.383 unit mobil atau lebih rendah 17,99% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008.

Selain penjualan mobil yang mulai meningkat pada awal semester II ini, pangsa pasar ASII pada periode ini juga membaik dari 51% menjadi 58%. Sinyal-sinyal pemulihan ekonomi global sepertinya akan menjadi momentum kebangkitan ASII pada awal semester II ini.

Analis Vibiz Research unit dari Vibiz Consulting meliihat pergerakan saham ASII memang sangat menarik selama beberapa bulan belakangan ini. Saham ASII bahkan sempat terdongkrak ke level Rp 31.000-an beberapa waktu lalu. Fundamental usaha yang solid, terutama karena kinerja manajemen yang baik menjadikan saham ASII banyak diburu juga oleh investor asing. Saham ASII sepertinya masih menarik untuk dikoleksi jangka panjang, terutama terkait semakin cemerlangnya kinerja perusahaan seiring pemulihan ekonomi global.




Free Download

MP3,Lirik,Video Klip

www.musik-100-indo.blogspot.com


Agen Pulsa Gratis

Pulsa murah

Transaki gagal cash back Rp. 1000

www.utamapulsa.blogspot.com


Jual furniture

Sofa, meja makan, meja kantor, meja belajar, kursi sudut, kursi tamu, kitchen set,

Gratis ongkos kirim

www.klendermakmur.blogspot.com


Aussie Menguat oleh Cerahnya Bursa Saham

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pergerakan nilai tukar aussie pada perdagangan pagi hari ini tampak mengalami peningkatan terhadap dolar AS (31/07). Aussie bergerak bullish mengiringi rally yang terjadi di bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangannya dini hari tadi. Kondisi ini juga turut didukung oleh kenaikan harga komoditas.

Pada akhir perdagangannya tampak indeks-indeks utama di bursa Wall Street mengalami peningkatan yang cukup signifikan. DJIA dan S&P 500 mengalami kenaikan ke level tertingginya sejak bulan November 2008 sementara indeks Nasdaq melejit ke level tertinggi sejak bulan Oktober lalu.

Pada saat ini tampak aussie bergerak bullish dengan cukup solid. Mata uang Australia ini berada di posisi 0.8266 dolar. Posisi aussie saat ini mengalami peningkatan dibandingkan penutupan perdagangannya dini hari tadi di bursa AS, yaitu pada level 0.8250 dolar.







===============================================================

AALI: Laba Semester I 2009 Anjlok 51,8%, Penjualan CPO Lesu

Oleh : Andi Romeo Sagita
Emiten perkebunan, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada semester I 2009 ini ternyata mencatat kinerja keuangan yang mengecewakan. AALI sepanjang semester I 2009 lalu tercatat mengalami penurunan laba bersih hingga 51,8% dari periode yang sama tahun lalu.

Anjloknya laba bersih AALI dari Rp 1,597 triliun pada semester I 2008 menjadi hanya sebesar Rp 769,849 miliar pada semester I 2009 disebabkan banyak hal, antara lain penurunan penjualan dan membumbungnya beban usaha perseroan.

Sepanjang semester I 2009 AALI hanya mampu mencatatkan penjualan Rp 3,537 triliun atau turun 23,83% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 4,644 triliun. Sedangkan beban usaha semester I 2009 mengalami kenaikan menjadi Rp 223,608 miliar atau naik 19,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 187,314 miliar. Selain itu rugi kurs yang diderita AALI sepanjang semester I 2009 yang sebesar Rp 43,432 miliar juga ikut memangkas laba bersih.




===============================================================

Aussie Menguat, Minat Terhadap Risiko Membaik

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pergerakan nilai tukar aussie pada perdagangan hari ini tampak mengalami peningkatan terhadap dolar AS (25/06). Aussie menguat setelah bursa saham Asia menunjukkan kondisi mulai membaik. Kenyataan bahwa data manufaktur AS lebih baik dari estimasi turut mengangkat minat para investor terhadap risiko.


Pada rilis data malam tadi Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa permintaan untuk durable goods mengalami peningkatan sebesar 1.8% pada bulan Mei lalu. Kenaikan ini cukup mengejutkan karena estimasi justru mengharapkan terjadi penurunan sebesar 0.6%. Kenaikan ini menunjukkan sinyal mulai membaiknya ekonomi.

Pada perdagangan pagi hari ini tampak aussie berada di posisi 0.7994 dolar. Posisi aussie hari ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penutupan perdagangannya di bursa AS dini hari tadi yang ada di posisi 0.7966 dolar. Pada perdagangan di bursa AS malam tadi pasangan aussie-dolar mengalami pergerakan di kisaran 0.7917 – 0.8056 dolar.




===============================================================

Aksi Safe haven Menguat, Yen Tekan Sterling

Oleh : Andi Romeo Sagita
Yen mengalami kecenderungan menguat dan memasuki sesi Asia hari ini (23/06) perdagangan pair GBP/JPY dibuka di zona bearish dikisaran 156.68, dan berada posisi sekarang terpantau berada di kisaran 154.92. Aksi safe haven terhadap Yen Jepang, diperkirakan meningkat seiring dengan estimasi Bank Dunia yang menyatakan bahwa tahun ini akan terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar - 2.9%.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan dengan menguatnya kinerja ekonomi Jepang ditinjau dari optimisme industri manufaktur, memberikan image penguatan Yen Jepang secara cukup signifikan. Kekuatan ekonomi Jepang ini diperkirakan mampu mengeliminir dampak pembengkakan defisit anggaran paling tidak dalam jangka pendek.

Perdagangan GBP/JPY pada hari ini diperkirakan cenderung bearish dan memiliki range normal antara 154.50 – 157.72. Ambang bawah tersebut diperkirakan cukup lemah sehingga berpotensi untuk dapat ditembus. Adapun kisaran 153.12 diperkirakan merupakan support yang cukup kuat.

Sterling yang cenderung mudah mengalami pergerakan cepat, diperkirakan akan mengalami pola continuation pada perdagangan pair GBP/JPY hari ini. Konfirmasi pola contuniation diperkirakan akan diperoleh berkaitan dengan rencana rilis Mortgage Approvals, namun demikian pergerakan harga diperkirakan akan dominan di daerah bearish




===============================================================

Aussie Melemah oleh Tekanan Bursa Saham

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pergerakan nilai tukar aussie pada perdagangan hari ini tampak mengalami penurunan terhadap dolar AS (18/06). Mata uang Australia ini mengalami penurunan meskipun dengan melemahnya dolar AS setelah data inflasi konsumen di AS yang dirilis malam tadi menunjukkan perlambatan. Penurunan ini dipicu oleh tekanan yang diakibatkan oleh bearish-nya bursa AS.

Mata uang aussie hari ini dibuka pada posisi 0.7943/47 dolar. Posisi aussie hari ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang ada di level 0.7992/94 dolar. Sementara itu sepanjang sesi perdagangan di AS malam tadi pasangan kurs ini mengalami pergerakan pada kisaran 0.7850 – 0.7997 dolar.

Rilis data malam tadi menunjukkan inflasi konsumen di AS berada di level 0.1% di bulan Mei lalu. Inflasi ini berada di bawah ekspektasi pasar, yaitu sebesar 0.3%. Sementara itu bursa Wall Street berakhir mixed. Saham perbankan tertekan setelah S&P memotong rating dari 18 bank di AS




===============================================================

Aussie Terpuruk, Dolar Disokong Kepercayaan Russia

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pergerakan nilai tukar aussie pada perdagangan hari ini tampak mengalami penurunan (16/06). Aussie melemah terhadap dolar AS setelah mengalirnya dukungan terhadap mata uang AS ini. Minggu lalu Menteri Keuangan Jepang mengungkapkan kepercayaannya terhadap dolar, kemarin Menteri Keuangan Russia mengekspresikan bahwa Russia masih percaya dolar akan tetap menjadi mata uang utama dunia.

Pada penutupan pertemuan kelompok G8 di Italia, Alexei Kudrin, Menteri Keuangan Russia, menyatakan bahwa dirinya masih memiliki kepercayaan penuh terhadap dolar. Ia juga menambahkan bahwa terlalu prematur bagi dunia untuk memulai pembicaraan mengenai kemungkinan mata uang yang dapat menggantikan dolar sebagai mata uang utama. Kondisi ini memberikan momentum penguatan bagi dolar.

Pada pembukaan perdagangan di bursa valas Australia pagi hari ini posisi aussie tampak dibuka pada 0.7948/54 dolar. Posisi aussie ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan perdagangannya kemarin, yaitu pada level 0.8036/39 dolar. Pembukaan aussie di bawah 0.8000 dolar ini adalah yang pertama kalinya sejak 9 Juni lalu




===============================================================

APBN Masih Tahan Hingga ICP US$ 70per barel

Oleh : Andi Romeo Sagita
Defisit APBN 2009 masih bisa bertahan dari gempuran harga minyak meski harga Indonesia Crude Price (ICP) itu naik mencapai US$ 70 per barel.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2009).

"Di APBN 2009, dengan future price yang dikabarkan akan mencapai minyak dunia mencapai US$ 70 per barel sampai akhir tahun, itu masih aman," ujarnya.

Jadi sampai dengan harga minyak US$ 70 per barel, tidak akan ada tambahan defisit APBN 2009.

"Kan ada penerimaan naik, belanja rapuh," imbuhnya

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan dengan harga minyak dan nilai tukar rupiah saat ini, posisi APBN masih cukup seimbang.

"Artinya tidak terjadi faktor yang bisa menjadikan beban yang meningkatkan defisit bagi APBN," ujarnya.




===============================================================