Berita berdasarkan Abjad :

  A   B   C   D   E   F   G   H   I   J   K   L  M   N  O   P  Q   R   S   T   U   V   W   X   Y Z
« »

Rupiah Menguat Iringi Bullish Pasar Saham

Oleh : Andi Romeo Sagita
Pada perdagangan hari ini tampak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami peningkatan yang cukup signifikan (25/06). Rupiah menguat mengiringi keyakinan yang kembali timbul di pasar saham. Hari ini pasar saham Asia bergerak menguat yang diharapkan akan berimbas ke pasar saham dalam negeri.

Dolar AS mencatat rebound setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) memutuskan untuk mempertahankan kebijakannya. Dolar AS sudah mendapat support awal dari data permintaan barang-barang tahan lama AS. Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) seperti telah diperkirakan sebelumnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga rendahnya dikisaran 0% hingga 0,25%. The Fed juga menepis kekhawatiran soal inflasi.

Namun the Fed tidak memberikan indikasi apakah akan meneruskan atau menghentikan upaya menambah likuiditas di pasar finansial. Langkah tersebut sudah dicanangkan pada tahun ini yakni membeli lebih dari US$ 1 triliun obligasi pemerintah dan surat berharga lain dalam rangka menekan suku bunga.

Sementara nilai tukar rupiah pagi ini diperdagangkan cukup stabil. Pada perdagangan Kamis rupiah dibuka pada level 10.332 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 10.385 per dolar AS.

Analis Vibis Research dari Vibiz Consulting menilai rupiah akan kembali memasuki fase pergerakan bearish. Dampak dari outlook ini ke bursa saham tampak akan cukup besar. Rupiah akan tertekan lebih dalam jika pasa saham memburuk. Mata uang ini diperkirakan akan mengalami pergerakan di kisaran 10300 – 10550 untuk sementara ini.




===============================================================

Tidak ada komentar: